kemenag kota ambon

441 TAHUN MENUJU AMBON CERIA (07 September 1575 – 07 September 2016)

DSC_0033

441 TAHUN MENUJU AMBON CERIA

(07 September 1575 – 07 September 2016)

oleh : Carl H. Thenu

Mencapai usia 441 tahun, bukanlah sebuah perjalanan yang begitu mudah. Perjalanan yang penuh dengan lika liku perjuangan serta tumpah darah atas perjuangan para pahlawan, Kapitan Pattimura dan kawan-kawan.

Pada tahun 1575, saat dibangunnya benteng Portugis di pantai Honipopu, yang disebut Benteng Kota Laha atau Ferangi, kelompok-kelompok masyarakat kemudian mendiami sekitar benteng. Kelompok-kelompok masyarakat tersebut, kemudian dikenal dengan nama Soa Ema, Soa Kilang, Soa Silale, Hative, Urimessing, dan sebagainya. Kelompok-kelompok masyarakat inilah yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Kota Ambon. Dalam perkembangannya, kelompok-kelompok masyarakat terlah berkembang menjadi masyarakat ginekologis territorial yang teratur. Karena itu, di tahun 1575 dikenal sebagai tahun lahirnya Kota Ambon.

Pada tanggal 7 September 1921, masyarakat Kota Ambon diberi hak yang sama dengan pemerintah colonial, sebagai manifestasi hasil perjuangan rakyat Indonesia asal Maluku. Momentum ini menjadi salah satu momentum kekalahan politis dari bangsa penjajah dan merupakan awal mula warga Kota Ambon memainkan peranannya di dalam pemerintahan seirama dengan politik penjajahan pada masa itu, serta menjadi modal rakyat Kota Ambon dalam menentukan masa depannya. Karena itu, tanggal 7 September ditetapkan sebagai tanggal kelahiran Kota Ambon.

Dan untuk pertama kalinya, tanggal 7 September 1973, hari ulang tahun Kota Ambon dirayakan (website Pemkot)

Seiring waktu, pembangunan di Kota Ambon semakin hari, semakin tertata dengan baik. Dengan tidak melupakan kejadian tahun 1999, kini Kota Ambon semakin membaik. Baik dari masyarakatnya, demikian juga sarana dan prasarananya.

Sebenarnya, semua ini tercipta atas peran pemerintah dan masyarakat yang solid, semata-mata untuk mengembalikan citra Kota Ambon Manisee

Di tahun 2016 ini, tema perayaan Ulang Tahun Kota Ambon ke 441 Tahun adalah menciptakan Kota Ambon yang ceria. Memahami konsep ceria bagi penulis adalah semata-mata agar masyarakat Kota Ambon dapat menanamkan semangat hidup bahagia, berdampingan satu dengan yang lain, tanpa memandang latar belakang agama, suku serta status sosialnya. Oleh sebab itu, dengan ceria berarti beban hati dihilangkan. Kegelisahan, kebimbangan dan ketakutan, disingkirkan. Sehingga yang ada hanyalah sebuah senyuman kehangatan sebagai orang-orang saudara. Saat ini, Kota Ambon dipimpin oleh Penjabat Walikota yakni F.J. Papilaya hingga pada nantinya, pemilihan walikota dan wakil walikota pada bulan Februari 2017 mendatang. Memang menjadi sebuah tanggung jawab yang tidak mudah di masa transisi proses pemilihan walikota dan walikota Ambon pada Februari 2017 nanti.

Sebab, bagaimana beliau dapat mengarahkan warga kotanya untuk tetap focus dan berada pada jalurnya masing-masing, guna meningkatkan produktivitas sesuai kompetensinya masing-masing. Sebenarnya, sebagai warga kota harus dapat melihat dengan kritis, factor-faktor yang akan mempengaruhi perkembangan kota Ambon ke depan. Misalnya, dengan menjaga kebersihan lingkungan, kenyaman hidup warga kota serta menciptakan budaya tertib.

Mendapat penghargaan adipura kemarin menjadi motivasi bagi warga Kota Ambon untuk lebih giat menjaga lingkungan tempat dimana ia berada.

Ceria, membuat masyarakat Kota Ambon peduli kepada dirinya dan juga kepada kotanya. Sebab, proses-proses inilah yang akan menjadikan kota Ambon semakin manis dan dikenal hingga ke manca negara. Penghargaan Adipura diraih Kota Ambon sejak tahun 1988 berupa sertifikat Adipura, 1989 meraih piagam Adipura, 1990 kembali meraih sertifikat, 1991-1994 piagam, 1995 sertifikat, 1996 piagam dan penghargaan Wahana Tata Nugraha sebagai kota tertib. Penghargaan kembali diraih Ambon pada tahun 2012 berupa sertifikat Adipura yakni menempati rangking 10 dari 34 kota di Indonesia yang terpilih sebagai kota bersih, dan dua tahun berturut-turut kembali menerima piala Adipura (Merdeka.com 15 Juli 2016)

 

123
DIBACA